SKENARIO PEMBELAJARAN TERPADU
Tema : Tempat Umum
Sub Tema : Pasar
Kelas /semester : 1V / 1
Pertemuan : 3 X Pertemuan
1. PENDAHULUAN
Guru dan siswa bersepakat untuk membahas masalah” tempat umum”. Tema ini dipilih karena tempat umum merupakan bgian terpenting dalam kelangsungan hidup manusia baik secara individu maupun kehidupan manusia secara umum. Sebelum pembelajaran dimulai terlebih dahulu guru menginformasikan lepada siswa bahwa pembelajaran yang akan di lakukan kepada siswa bahwa pembelajaran yang akan dilakukan akan berbeda denga bentuk-bentuk pembelajaran sebelumnya. Masaalah tempat umum yang akan di pelajari ini memeiiki keterkaitan digan berbagai bidang studi. Dalam kegiatan ini guru harus sudah mempersiapkan bahan-bahan relefan seperti buku, majalah, bahan cetakan, koran dan tmpat-tampat lain yang di perlukan untuk memperoleh sumber belajar sebagai kelengkapan pembelajaran.
Bentuk pembelajaran dapat dimodelkan sbb:
A.diolog penentuan tema pelaku (guru dan murid).
Pertemuan I
Guru : Assalmu alaikum WR. WB. Selamat pagi anak-anak
Murid : Waalaikum salam, selamat pagi Bu guru
Guru : Gimana kabarnya hari ini?
Murid : Sehat Bu....
Guru : Apakah ada yang tidak masuk?
Murid : Tidak ada Bu...masuk semua
Guru : Syukurlah kalau begitu...anak-anak, ibu mau tanya? Pada waktu liburan kemarin anak-anak rekreasi kemana...?
Murid : Saya kerumah nenek Bu...
Murid : Kalau saya kepasar Bu…
Murid : Dan saya kepantai Bu...
Murid : Kalau saya Bu…rekreasinya kepasar juga…
Guru : Ibu mau tanya perginya kepasar mana…
Murid : Saya kepasar tanjung Bu…
Guru : Kalau yang kematahari ada nggak?
Murid : Saya Bu…
Guru : Kepasar belanja apa?
Murid : Saya kesana beli baju dan sepatu
Guru : Apa-apa saja yang dilihat di pasar?
Murid : Banyak Bu…ada penjual baju, sepatu, alat elektronik, sayur-sayuran, ikan, dan disana yang membeli juga banyak
Guru : Kalau dipasar itu ramai tidak?
Murid : Ramai Bu...banyak orang
Guru : Jadi, pasar itu apa? Siapa yang tahu
Murid : Saya Bu...
Guru : Iya...coba jelaskan?
Murid : Pasar itu adalah tempat ramai yang dimana ada penjual dan pembeli
Guru : Jawabanya bagus...penjelasanya benar, jadi anak-anak pasar itu tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi yang terjadi pada tempat dan waktu tertentu
Guru : Sekarang Ibu mau tanya yang pergi kematahari...?
Murid : Iya Bu...
Guru : Kalau dimatahari itu kondisi pasarnya seperti apa?
Murid : Kalau disana tempatnya bersih Bu...barang-barangnya tertata dengan baik, tiap barang yang akan dibeli sudah ada label harganya. disana ada kasir tempat untuk membayar
Guru : Kalau yang kepasar tanjung gimana...?
Murid : Kalau disana tempatnya tidak begitu bersih Bu...dan disana tidak punya kasir seperti diMATAHARI dan disana kalau membeli bisa menawar Bu...
Guru : Jadi anak-anak, MATAHARI itu adalah salah satu contoh pasar modern
Murid : Jadi, kalau pasar tanjung itu contoh pasar apa..?
Guru : Itu ádalah contoh pasar tradisional…Sehubungan dengan itu tampaknya pasar dapat dijadikan sebagai topik dalam pembelajaran ini…bagaimana setuju atau tidak?
Murid : Setuju Bu…
Guru : Mengapa anak-anak banyak yang setuju jika pasar sebagai topik pembelajaran hari ini
Murid : Karena pasar itu gampang dikunjungi dan bisa dijadikan sebagai tempat rekreasi dan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia
Guru : Baiklah anak-anak jika kalian setuju dengan topik ini, marilah kita sepakati saja pelajaran terpadu kalau ini dengan mengambil topik pasar dan untuk sub tema yang dipelajari ádalah:
1. Pengertian pasar dan syarat-syaratnya
2. Fungsi pasar
3. Bentuk-bentuk pasar
4. Manfaat pasar
Agar kalian mudah memperoleh informasi tentang pasar, anak-anak dapat mengunjungi pasar yang terdekat dirumah anda seperti pasar tanjung dan di matahari.
2.PELAKSANAAN
Dalam tahap ini terjadi kontrak belajar untuk pelaksanaan tugas-tugas yang dibebankan. Untuk memudahkan kegiatan pelaksanaan tersebut kita perlu membuat kelompok atau berbagi tugas. Dalam kegiatan tersebut terjadilah kontrak belajar/penugasan-penugasan dan pengerjaan-pengerjaan terhadap anak-anak dengan dipandu guru untuk berkunjung ketempat-tempat yang ditunjuk yang berkaitan dengan tema.
Pertemuan II
Guru : Selamat siang anak-anak? Bagaimana kabarnya...sehat semua? Ada yang tidak hadir hari ini
Murid : Selamat siang bu baik-baik dan sehat bu, semuanya hadir bu...
Guru : Bagaimana dengan pelaksanaan kerja yang telah sdi rencanakan minggu lalu? Menyenangkan atau menyulitkan, apakah ada yang sulit anak-anak
Murid : Tidak Bu...ada Bu...
Guru : Kalau ada, di bagian mana anak-anak mendapat kesulitan?
Murid : Untuk mendapatkan jenis-jenis pasar Bu...?
Guru : Anak-anak bisa bertanya dengan bu guru atau bapak guru, dengan kakak, kedua orang tua
Murid : Iya... Bu..., terima kasih
Guru : Bagaimana dengan kelompok yang lain?
Murid : Kalau untuk mendapatkan ciri-ciri pasar bagaimna
Guru : Kalau untuk mencari ciri-ciri pasar anak-anak bisa langsung kepasar untuk langsung mengamati. Ada lagi anak-anak?
Murid : Tidak ada Bu...
Guru : Baiklah anak-anak harapan Bu guru semoga anak-anak selalu sehat dan jangan lupa kerjakan tugasnya bersama-sama dan apabila mendapatkan kesulitan segera lapor kepada Bu guru. Dan teliti kembali jika tugasnya telah selesai dikerjakan karena tugas-tugas yang dikerjakan itu akan dilaporkan. Apakah ada anak-anak ada pertanyaan?
Murid : tidak ada Bu.......?
Pertemuan III
Guru : Selamat pagi anak-anak, apakah setiap kelompok diskusi harus menampilkan hasil kerjanya ? seperti rencana minggu yang lalu pada pertemuan kali ini anak –anak untuk melaporkan hasil kerjanya
Murid : Sudah Bu....., kami sudah selesai dan kami siap melporkannya Bu....
Guru : Baiklah, kalau begitu untuk tampilan pertama kali ini, yang akan maju adalah kelompok satu dan selanjutnya disusul oleh kelompok-kelompok yang berikutnya.
Disini kelompok 1 akan membahas tentang pengertian pasar
3.Evaluasi
Menanyakan kepada setiap kelompok terhadap pemerolehan data, pelaksanaan dan pengelolaan data.
4.Refleksi
Pembelajaran model ini sangat tepat untuk mengaktifkan belajar sisiwa dalam memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan ketrampilan secara positif. Sebab dalam kegiatan dapat mengalami secara langsung apa yang direncanakan dan dilaksanakannya sendiri. Kegiatan seperti ini dapat disederhanakan sesuai dengan kemampuan siswa, sebab pengalaman siswa sangat terbatas.
KONTRAK BELAJAR SISWA
Topik : Pasar
Sub topik : Pengertian pasar dan syarat-syarat pasar
Kelas/semester : IV / I
Kelompok : 1 ( satu )
PENGERTIAN PASAR DAN SYARAT-SYARAT PASAR
Pasar adalah salah satu komponen utama pembentukan komunitas masyarakat baik di desa maupun di kota sebagai lembaga distribusi berbagai macam kebutuhan manusia seperti bahan makanan, sumber energi, dan sumberdaya lainnya. Pasar berperan pula sebagai penghubung antara desa dan kota. Perkembangan penduduk dan kebudayaan selalu diikuti oleh perkembangan
pasar sebagai salah satu pendukung penting bagi kehidupan manusia seharihari
terutama di kawasan perkotaan.
Dalam kehidupan sehari-hari, pasar diartikan sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual. Pengertian pasar tersebut adalah pengertian pasar secara konkret.
Dalam ilmu ekonomi, pengertian pasar tidak dikaitkan dengan masalah tempat, akan tetapi pengertian pasar lebih dititikberatkan pada kegiatan. Jika ada kegiatan jual beli disebut pasar, dan jika tidak ada kegiatan jual beli disebut bukan pasar. Pasar dapat terbentuk di mana saja dan kapan saja, di dalam bis, di terminal, di halte, dan lain-lain. Bahkan transaksi jual beli juga bisa terjadi lewatsurat, TV, radio, internet, dan lain-lain. Pengertian pasar menurut ilmu ekonomi tersebut disebut pasar abstrak.
Pasar sebagai tempat transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli dapat terbentuk dengan adanya syarat-syarat sebagai berikut:
1. Adanya penjual,
2. Adanya pembeli,
3. Tersedianya barang yang diperjualbelikan,
4. Terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli.
KONTRAK BELAJAR SISWA
Topik : Pasar
Sub topik : Fungsi pasar
Kelas/semester : IV / I
Kelompok : 1 ( satu )
FUNGSI PASAR
Pasar sebagai tempat transaksi jual beli antara penjual (pedagang) dan pembeli (konsumen) memiliki peran dan fungsi penting dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Adapun fungsi pasar dalam kegiatan ada tiga macam, yaitu:
1.Fungsi Distribusi
Dalam kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Pasar memiliki fungsi distribusi menyalurkan barang-barang hasil produksi kepada konsumen. Salah satu kegiatan ekonomi yang pokok adalah kegiatan distribusi atau kegiatan penyampaian barang dan jasa hasil produksi kepada konsumen. Untuk melakukan kegiatan distribusi tersebut, dibutuhkan sarana dan prasarana di antaranya adalah pasar.Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Melalui transaksi jual beli, produsen dapat memasarkan barang hasil produksinya baik secara langsung maupun tidak langsung kepada konsumen atau kepada pedagang perantara lainnya. Melalui transaksi jual beli itu pula, konsumen dapat memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nya secara mudah dan cepat. Jika pasar dapat berfungsi dengan baik, maka kegiatan distribusi dapat berjalan dengan lancar, tetapi jika pasar tidak dapat berfungsi dengan baik, maka kegiatan distribusi juga akan berjalan kurang lancar.
2.Fungsi Pembentukan Harga
Sebelum terjadi transaksi jual beli terlebih dahulu dilakukan tawar menawar, sehingga diperoleh kesepakatan harga antara penjual dan pembeli. Dalam proses tawar menawar itulah keinginan kedua belah pihak (antara pembeli dan penjual) digabungkan untuk menentukan kesepakatan harga, atau disebut harga pasar.
2.Fungsi Promosi
Pasar merupakan sarana paling tepat untuk ajang promosi, karena di pasar banyak dikunjungi para pembeli. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya memasang spanduk, membagikan leaflet atau brosur penawaran, membagikan sampel atau contoh produk kepada calon pembeli, dan sebagainya.
Adanya aktivitas jual beli merupakan syarat terbentuknya pasar.
KONTRAK BELAJAR SISWA
Topik : Pasar
Sub topik : Bentuk-Bentuk Pasar
Kelas/semester : IV / I
Kelompok : 1 ( satu )
BENTUK-BENTUK PASAR
Pasar merupakan sarana kegiatan ekonomi yang paling penting. Bentuk-bentuk pasar dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
1. Bentuk Pasar menurut Sifat/Wujud Barang dan Cara Penyerahannya
Berdasarkan sifat barang dan cara penyerahannya, pasar dibedakan menjadi:
a.Pasar konkret
Pasar konkret, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan benar-benar ada dan penjual dan pembeli bertemu langsung. Ciri-ciri pasar konkret:
1) Transaksi dilakukan secara tunai,
2) Barang dapat dibawa/diambil saat itu juga,
3) Barang yang diperjualbelikan benar-benar ada/nyata,
4) Penjual dan pembeli bertemu langsung.
b.Pasar abstrak
Pasar abstrak, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan tidak tersedia secara langsung dan antara penjual dan pembelinya tidak bertemu secara langsung. Ciri-ciri pasar abstrak:
1) Penjual dan pembeli berada di tempat yang berbeda dan berjauhan jaraknya,
2) Transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya,
3) Barang yang diperjualbelikan tidak tersedia, hanya contoh saja,
4) Transaksi dilakukan dalam partai besar.Contoh pasar abstrak yang lagi trend terutama bagi masyarakat kalangan atas sekarang ini adalah belanja barang secara online lewat internet.
2. Bentuk Pasar menurut Luas Wilayah Kegiatannya
Berdasarkan luas wilayah kegiatannya, pasar dapat dibedakan menjadi:
a.Pasar regional
Pasar regional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara pada wilayah tertentu. Pasar ini biasanya di bawah naungan wadah kerja sama regional, misalnya di kawasan Asia Tenggara dibentuk AFTA.
b.Pasar internacional
Pasar internasional adala pasar yang daerah pemasarannya mencakup seluruh kawasan dunia. Pasar ini juga disebut pasar dunia, karena menjual produk-produk yang dibutuhkan oleh semua masyarakat dunia, misalnya pasar kopi di Brasil, pasar wol di Sidney, Australia.
c.Pasar local
Pasar lokal adalah pasar yang daerah pemasarannya hanya meliputi daerah tertentu, dan pada umumnya menawarkan barang yang dibutuhkan masyarakat di sekitarnya. Misalnya Pasar Klewer di Solo yang menyediakan berbagai jenis kain batik, karena masyarakat di Solo dan sekitarnya banyak yang mengenakan batik.
d.Pasar nasional
Pasar nasional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi wilayah satu negara. Pasar ini menjual barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat negara tersebut.
3.Bentuk Pasar menurut Organisasi Pasar atau Hubungan antara Pembeli dan Penjual
Berdasarkan organisasi pasar, pasar dapat dibedakan menjadi:
a.Pasar persaingan sempurna (perfect competition market)
Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang terdapat banyak penjual dan pembeli, sehingga harga tidak bisa ditentukan oleh masing-masing penjual/
pembeli.
1) Penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar tanpa hambatan,
2) Pengetahuan penjual dan pembeli tentang pasar sempurna,
3) Penjual dan pembeli banyak
4) Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen.
Pasar buah
memiliki barang dagangan
yang sama.
b.Pasar persaingan tak sempurna (imperfect competition market)
Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana jumlah pembeli lebih anyak dibandingkan dengan jumlah penjualnya, sehingga pasar dikuasai oleh satu atau beberapa penjual saja.Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:
1) Terdapat hambatan untuk memasuki pasar,
2) Pengetahuan pembeli tentang pasar terbatas,
3) Jumlah penjual sedikit,
4) Barang yang diperjualbelikan bermacam-macam.
Bentuk pasar yang termasuk pasar persaingan tidak sempurna,di antaranya:
Pasar monopoli
Pasar monopoli ialah pasar yang dikuasai sepenuhnya oleh penjual. Penjual mempunyai kekuasaan yang mampu memaksakan kemauannya, baik dalam bentuk harga, volume, tempat, maupun waktu pembelian barang yang akan dijualnya. Karena penjual dalam pasar monopoli tidak mempunyai pesaing, ia dapat menaikkan atau menurunkan harga dengan cara mengubah jumlah barang yang ditawarkan. Contoh: PLN menguasai listrik di Indonesia, PT Pos Indonesia memonopoli penjualan benda-benda pos di Indonesia. Ciri-ciri pasar monopoli, antara lain:
1) Terdapat satu penjual dan banyak pembeli,
2) Harga ditentukan secara sepihak oleh penjual,
3) Tidak ada barang lain yang dapat menggantikan barang yang dijual belikan dengan sempurna,
4) Ada halangan yang kuat bagi penjual baru untuk masuk dalam pasar.
Hambatan-hambatan yang sering terjadi pada pasar monopoli antara lain:
1) Penetapan harga serendah mungkin,
2) Adanya kepemilikan terhadap hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif,
3) Pengawasan yang ketat terhadap agen pemasaran dan distributor,
4) Adanya skala ekonomis yang sangat besar,
5) Memiliki sumber daya yang unik.
Penyebab timbulnya pasar monopoli antara lain:
1) Ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan undang-undang,
2) Penggabungan dari berbagai perusahaan,
3) Adanya hak cipta atau hak paten atas hasil karya seseorang
yang diberikan kepada suatu perusahaan.
Pasar duopoli
Pasar duopoli, yaitu pasar di mana penawaran suatu barang dikuasai oleh dua perusahaan. Contoh: penawaran minyak pelumas yang dikuasai oleh Caltex dan Pertamina. Ciri-ciri pasar duopoli, yaitu:
1) Terdapat dua penjual dan banyak pembeli,
2) Harga ditentukan secara sepihak oleh kedua penjual baik dengan
kesepakatan atau tidak.
Pasar oligopoli
Pasar oligopoli ialah pasar di mana beberapa perusahaan menguasai penawaran satu jenis barang. Beberapa perusahaan yang menguasai pasar ini saling memengaruhi satu sama lain. Sifat ini menyebabkan satu perusahaan harus mengambil keputusan secara hati-hati dalam mengubah harga, mengubah desain produk atau mengubah teknik produksi Contoh: penawaran sepeda bermotor yang dikuasai oleh beberapa perusahaan di antaranya Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki
Ciri-ciri pasar oligopoli, yaitu:
1) Terdapat banyak pembeli di pasar,
2) Hanya ada beberapa penjual,
3) Produk yang dijual bersifat homogen dan bisa juga berbeda namun memenuhi standar mutu,
4) Terdapat hambatan untuk memasuki pasar bagi perusahaan baru,
5) Adanya saling ketergantungan,
6) Penggunaan iklan sangat intensif.
Pasar monopolistik
Pasar monopolistik adalah suatu struktur pasar di mana terdapat banyak produsen yang menjual produk yang sama, tetapi dengan berbagai macam variasi. Ciri-ciri pasar monopolistik
1) Terdapat banyak produsen.
2) Produk yang dijualbelikan sama (homogen), tetapi dengan
berbagai macam variasi.
4. Menurut Waktu Penyelenggaraannya
Berdasarkan waktu penyelenggaraannya, pasar dapat dibedakan menjadi:
a.Pasar harian
Pasar harian adalah pasar yang dilakukan setiap hari. Contohnya pasar-pasar tradisional di lingkungan rumah yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, pasar induk, di jakarta,
dan lain-lain.
b.Pasar mingguan
Pasar mingguan adalah pasar yang dilakukan hanya setiap seminggu sekali. Biasanya nama pasar ini diambil dari nama hari pelaksanaan, contohnya Pasar Senin, Pasar Minggu,Pasar Rebo, dan lain-lain.
c.Pasar bulanan
Pasar bulanan adalah pasar yang dilakukan sebulan sekali. Pasar bulanan biasanya terdapat di sekitar pabrik dan dibuja setiap kali karyawan pabrik tersebut menerima gaji.
d.Pasar tahunan
Pasar tahunan adalah pasar yang dilakukan setahun sekali. Pasar ini diselenggarakan berkaitan dengan acara atau kegiatan dan sering digunakan sebagai ajang pameran atau promosi. Contohnya Pekan Raya Jakarta (PRJ), Pasar Sekaten di Jogjakarta dan Solo.
5. Menurut Jenis Barang yang Diperjualbelikan
Berdasarkan jenis barang yang diperjualbelikan, pasar dibedakan menjadi:
a.Pasar barang distribusi
Pasar barang distribusi adalah pasar yang menjual faktorfaktor produksi. Misalnya bursa tenaga kerja, pasar modal, pasar mesin-mesin produksi, dan lain-lain.
b.Pasar barang konsumsi
Pasar barang konsumsi adalah pasar yang menjual barang-barang yang secara langsung dapat dikonsumsi/dipakai. Contohnya pasar buah, pasar ikan, pasar pakaian, dan lain-lain.
5.Menurut Jenis tingkatannya
a)Pasar tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang menjual barang-barang secara langsung tapi masih bersifat kedaerahan
b)Pasar modern
Pasar modern adalah pasar yang menjual barang-barang secara langsung dan pembayarannya secara tunai dan bersifat perkotaan yang dimana sudah menggunakan alat-alat teknologi canggih.
KONTRAK BELAJAR SISWA
Topik : Pasar
Sub topik : Manfaat Pasar
Kelas/semester : IV / I
Kelompok : 1 ( satu )
MANFAAT PASAR
Pasar Sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, ada beberapa manfaat pasar aitu sebagai berikut:
1.Manfaat bagi Pembeli yaitu:
Kemudahan mendapatkan barang kebutuhan dan bahan mentah
Memperoleh kenyamanan dan jaminan keamanan
Mendapatkan perlindungan akan hak-haknya
2.Manfaat bagi Pedagang yaitu:
Mendapatkan layanan fasilitas yang lebih baik
Mendapatkan kenyamanan dan keamanan
Mendapatkan perlindungan akan hak-haknya
Peningkatan jumlah konsumen
Peningkatan pendapatan
3.Manfaat bagi Pengelola Pasar dan Pemerintah Daerah yaitu :
Pengembangan dan promosi produk-produk tradisional setempat
Terkelolanya limbah pasar
Optimalisasi dan efisiensi dalam pengelolaan pasar
Peluang mendapatkan apresiasi dari individu, lembaga pemerintah, atau
lembaga lain
Peningkatan konsumen
Peningkatan PAD
4.Manfaat bagi Masyarakat Sekitar Pasar yaitu:
Tersalurkanya produk-produk lokal
Penyerapan sumberdaya setempat
Terkelolanya dampak cemaran kegiatan pasar
Tertatanya akses transportasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

EXCELLENT <TERIMA KASIH <SANGAT MEMBANTU KELAS MENJADI BERMAKNA <LEBIH HIDUP<SISWA MENJADI AKTIF <KREATIF<INOVATIF<DAN MENYENANGKAN
BalasHapus