Rabu, 16 Desember 2009

ipa

PENGERTIAN DAN CONTOH DARI FAKTA, KONSEP, PRINSIP, TEORI, HUKUM DAN ATURAN

1. Fakta adalah suatu kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi dimana sesuai dengan kenyataan yang ada, dan dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya.
Contohnya:
Lumba-lumba adalah seekor binatang mamalia
Manusia bernapas dengan paru-paru
2.Konsep dalam sains adalah abstraksi tentang benda atau peristiwa alam.
Contohnya:
Hewan berdarah dingin adalah hewan yang menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu lingkungannya.
Gas adalah zat yang bentuk dan volumenya dapat berubah –ubah.
Satelit adalah benda angkasa yang bergerak mengelilingi planet
3.Prinsip adalah generalisasi tentang hubungan antara konsep-konsep yang berkaitan.
Contohnya:
Logam bila dipanaskan memuai.
Semakin besar kuat cahaya, hasil fotosintesa semakin banyak.
Larutan yang bersifat asam bila dicampur dengan larutan yang bersifat basa akan membentuk garam yang bersifat netral.
Semakin besar perbedaan tekanan udara semakin kuat angin berhembus.
4.Teori adalah generalisasi tentang berbagai prinsip yang dapat menjelaskan dan meramalkan fenomena alam.
Teori evolusi, menjelaskan mengapa dapat muncul spesies makhluk hidup yang baru.
Teori metereologi memprediksi kapan akan mulai musim penghujan atau menjelaskan mengapa terjadi gelombang tsunami.
Tori atom, menjelaskan bagaiman kekekalan massa baik sebelum reasi maupun sesudah reaksi kimia terjadi.
5.Hukum atau aturan adalah prinsip yang bersifat spesifik. Kekhasan hokum dapat ditunjukan dari; bersifat lebih kekal karena telah berkali-kali mengalami pengujian, pengkhususannya dalam menunjukan hubungan antar vaiabel.
Hukum ohm menunjukan hubungan antara hambatan dengan kuat arus dan tegangan listrik, yaitu ’’besarnya hambatan sebanding dengan besarnya tegangan listrik tetapi berbanding terbalik dengan kuat arusnya’’.

Hukum Avogadro menjelaskan tentang hubungan antara jumlah molekul dengan volume suatu gas, yaitu ‘’pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas yang volumenya sama mengandung jumlah molekul
yang sama banyak’’.

Hukum kapiler III menjelaskan hubungan antara waktu edar planet dengan jaraknya terhadap matahari, yaitu ‘’perbandingan antara kuadrat waktu edar planet dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya terhadap matahari untuk setiap planet sama.
Hukum mendel II menjelaskan tentang hubungan genotip orang tua dengan gamet/ sel kelamin yang dibentuk hokum mendel II ini dikenal juga dengan pengelompokan gen.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI, PENDIDIKAN LINKUNGAN ALAM SEKITAR (PLAS), DAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT.


1.Penerapan model pembelajaran inquiri

Seperti apa yang kita ketahui bahwa pembelajaran inquiri merupakan metode pembelajaran yang berupaya menanamkan dasar-dasar berpikir ilmiah pada diri siswa, sehingga dalam proses pembelajaran ini siswa lebihbanyak belajar sendiri, mengembangkan kreatifitas dalam memecahkan masalah. Siswa benar-benar ditempatkan sebagai subyek yang belajar. Peranan guru dalam pembelajaran metode inquiri ini adalah sebagai pembimbing dam fasilitator. Tugas guru adalah memilih masalah yang perlu di sampaikan kepada kelas untuk dipecahkan. Namun dimungkinkan juga bahwa masalah yang akan dipecahkan dipilih ole siswa. Tugas guru selanjutnya adalah menyediakan sumber belajar bagi siswa dalam rangka memecahkan masalah. Bimbingan dan pengawasan guru masih diperlukan, tetapi intervensi terhadap kegiatan siswa dalam pemecahan masalah harus dikurangi.

Penerapan model pembelajaran inquiri yaitu:

Question; pembelajaran diawali dengan sebuah pertanyaan yang memancing rasa ingin tahu siswa dan atau kekaguman siswa akan suatu fenomena. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya.
Student engangement; yaitu keterlibatan aktif siswa merupakan suatu keharusan sedangkan peran guru adalah sebagai fasilitator siswa bukan secara pasif menuliskan jawaban pertanyaan pada kolom isian melainkan di tuntut terlibat dalam menciptakan sebuah produk yang menunjukan pemahaman siswa terhadap konsep yang dipelajari atau dalam melakukan sebuah investigasi.
Coorperative interaction, yaitu siswa diminta untuk berkomunikasi, bekerja berpasangan atau dalam kelompok, dan mendiskusikan berbagai gagasan.
Performance evaluation, yaitu dalam menjawab permasalahan, siswa diminta untuk membuat sebuah produk yang dapat menggambarkan pengetahuannya mengenai permasalahan yang sedang dipecahkan.
Variety of resources, yaitu siswa dapat menggunakan bermaca-macam sumber belajar, misalnya buku teks, website, televise, video, poster, wawancara dengan ahli, dan lain sebagainya.

2.Pendidikan lingkungan alam sekitar

Pendidikan lingkungan alam sekitar (PLAS) adalah merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang berusaha untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik melalui pendayagunaan lingkungan sebagai sumber belajar. Pendekatan ini berasumsi bahwa kegiatan pembelajaran akan menarik perhatian peserta didik, jika apa yang dipelajari diangkat dari lingkungan, sehingga apa yang dipelajari berhubungan dengan kehidupan dan berfaedah bagi lingkungannya.

Penerapan model pendidikan lingkungan alam sekitar yaitu:
Membawa peserta didik ke lingkungan untuk kepentinganpembelajaran. Hal ini biasa dilakukan dengan metode karyawisata, metode pemberian tugas, dan lain-lain.
Membawa sumber-sumber dari lingkungan ke sekolah (kelas) untuk kepentingan pembelajaran. Sumber tersebut bias sumber asli seperti nara sumber dan bias juga seperti tiruan seperti model, dan gambar.

3.Sains teknologi masyarakat
Sains teknologi masyarakat adalah sebagai produk dan proses,maka dalam pembelajarannya diharapkan tidak hanya menyampaikan pengetahuan yang berupa fakta, konsep atau prinsip saja melainkan juga tentang proses bagaimana produk sains tersebut ditemukan.

Penerapan pendekatan sains teknologi mastarakat (STM) yaitu:
Melakukan uji coba/ penelitian-penelitian







TUGAS
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
RPP

O
L
E
H


aswar
070210204023
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar